Rumah kaca memainkan peran penting dalam produksi pertanian. Namun, ketika dihadapkan dengan angin kencang, ketahanan angin dari struktur ini menjadi sangat penting. Berikut adalah beberapa metode yang efektif untuk meningkatkan ketahanan angin rumah kaca.
1. Mengoptimalkan desain struktural
1) Pilih bentuk yang tepat: Rumah kaca melengkung umumnya menawarkan ketahanan angin yang lebih baik. Struktur melengkung membantu mendistribusikan tekanan angin secara merata, mengurangi risiko tekanan berlebihan pada area tertentu.
2) Perkuat bingkai: Gunakan bahan tahan lama seperti pipa baja galvanis hot-dip untuk bingkai rumah kaca. Meningkatkan diameter dan ketebalan dinding bingkai dapat meningkatkan kapasitas bantalan bebannya. Selain itu, pastikan bahwa semua koneksi bingkai aman, menggunakan konektor berkekuatan tinggi dan teknik pengelasan yang andal.
3) Desain bukaan ventilasi yang tepat: Tempatkan bukaan ventilasi di lokasi strategis untuk menghindari bukaan besar ke arah angin kencang. Pasang perangkat pelindung angin yang dapat disesuaikan, seperti jala penahan angin, pada ventilasi. Ini dapat dibuka saat ventilasi diperlukan dan ditutup selama angin kencang.
2. Perkuat tindakan penahan
1) Deep Foundation Embedding: Pastikan bahwa fondasi rumah kaca tertanam dalam tanah untuk meningkatkan stabilitas. Kedalaman harus ditentukan berdasarkan kondisi tanah lokal dan intensitas angin, umumnya melebihi kedalaman minimum untuk mencegah pergerakan.


2) Pasang kolom tahan angin: Untuk rumah kaca sinar matahari atau rumah kaca melengkung, tambahkan kolom tahan angin atau kawat gigi diagonal di kedua ujungnya, atau gunakan pintu ganda. Untuk rumah kaca film multi-bentang, tambahkan kolom tahan angin atau balok horizontal di sekelilingnya.
3) Pasang sabuk tekanan film: Amankan film rumah kaca dengan erat ke bingkai menggunakan sabuk tekanan film. Pilih sabuk yang terbuat dari bahan yang tahan cuaca, tahan cuaca. Pasang sabuk secara berkala untuk memastikan film tetap di tempat selama angin kencang.
3. Pilih bahan penutup berkualitas tinggi
1) Film berkekuatan tinggi: Gunakan film berkualitas tinggi, cukup tebal sebagai bahan penutup untuk rumah kaca. Film-film berkekuatan tinggi menawarkan kekuatan tarik dan ketahanan yang lebih baik terhadap penuaan, membuatnya lebih mampu menahan angin kencang.
2) Tambahkan selimut isolasi: Di musim dingin atau selama angin kencang, tutupi film rumah kaca dengan selimut isolasi. Ini tidak hanya menyediakan isolasi termal tetapi juga menambah bobot, meningkatkan ketahanan angin.
3) Gunakan bahan penutup kaku: Di daerah yang rentan terhadap angin kencang, pertimbangkan untuk menggunakan bahan penutup kaku seperti panel polikarbonat atau kaca. Bahan -bahan ini menawarkan kekuatan dan stabilitas yang lebih besar, secara efektif menahan kerusakan angin.
4. Pemeliharaan dan manajemen rutin
1) Melakukan inspeksi reguler: Periksa secara berkala rumah kaca untuk memeriksa stabilitas bingkai, integritas bahan penutup, dan ketegasan tindakan penahan. Mengatasi masalah apa pun segera untuk memastikan rumah kaca tetap dalam kondisi optimal.
2) Puing -puing bening: Secara teratur menghilangkan puing -puing di sekitar rumah kaca, seperti cabang dan jerami, untuk mencegahnya diterbangkan ke dalam struktur selama angin kencang, menyebabkan kerusakan.
3) Memberikan pelatihan: Latih personel manajemen rumah kaca dalam teknik resistensi angin untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka untuk menanggapi keadaan darurat. Sebelum angin kencang tiba, terapkan langkah -langkah pencegahan untuk memastikan keamanan staf dan rumah kaca.


Sebagai kesimpulan, meningkatkan ketahanan angin rumah kaca membutuhkan perhatian pada desain struktural, metode penahan, pemilihan material, dan pemeliharaan rutin. Dengan mempertimbangkan faktor -faktor ini secara komprehensif, Anda dapat memastikan bahwa rumah kaca Anda tetap aman dan stabil selama angin kencang, memberikan dukungan yang dapat diandalkan untuk produksi pertanian.
Waktu posting: Sep-06-2024